Canon EF 70-200mm f/2.8L IS III USM adalah lensa telefoto zoom profesional dari seri L yang terkenal dengan kualitas optik premium, daya tahan, dan performa tinggi. Lensa ini sangat populer di kalangan fotografer olahraga, pernikahan, potret, dan satwa liar karena memberikan kualitas gambar tajam, bokeh yang indah, serta performa fokus yang cepat dan akurat.
Dengan bukaan diafragma konstan f/2.8, lensa ini mampu menghasilkan hasil optimal di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk low light, sekaligus memberikan kontrol depth of field untuk efek blur latar belakang yang halus.
Teknologi Image Stabilizer (IS) generasi terbaru membantu mengurangi guncangan kamera hingga 3,5 stop, menjadikannya lebih stabil saat digunakan tanpa tripod. Dilengkapi juga dengan lapisan pelindung Air Sphere Coating (ASC) untuk meminimalkan flare dan ghosting, serta konstruksi tahan debu dan kelembapan untuk mendukung kebutuhan pemotretan profesional di lapangan.
Spesifikasi Utama
-
Tipe lensa: Telephoto Zoom L-Series
-
Focal length: 70–200mm
-
Aperture maksimum: f/2.8 (konstan di seluruh rentang zoom)
-
Aperture minimum: f/32
-
Jumlah diafragma: 8 bilah (circular aperture untuk bokeh halus)
-
Sistem optik: 23 elemen dalam 19 grup
-
Lapisan lensa: Air Sphere Coating (ASC), Fluorine coating pada elemen depan & belakang
-
Image Stabilizer (IS): hingga 3,5 stop
-
Sistem fokus: Ring-type USM (Ultrasonic Motor) dengan full-time manual focus
-
Jarak fokus minimum: 1,2 m
-
Perbesaran maksimum: 0,21x
-
Diameter filter: 77 mm
-
Ukuran: 88,8 × 199 mm
-
Berat: sekitar 1480 gram
-
Konstruksi bodi: Weather-sealed (tahan debu dan kelembapan)
Fungsi & Kegunaan
-
Fotografi Olahraga & Aksi → Autofokus cepat & akurat, ideal menangkap momen dinamis.
-
Fotografi Pernikahan & Event → Bukaan f/2.8 memberi hasil low light yang tajam & bokeh cantik.
-
Fotografi Potret → Latar belakang blur halus (bokeh) dengan isolasi subjek yang kuat.
-
Fotografi Satwa Liar → Rentang 70–200mm memberi fleksibilitas untuk berbagai jarak bidikan.
-
Videografi → Stabilizer membantu menghasilkan video lebih stabil, bahkan handheld.







